Mari Jaga Hutan Kita


Hutan memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia. Selain menjaga persediaan air dalam tanah dan menyimpan keanekaragaman hayati di dalamnya, hutan juga memiliki nilai ekonomi dimana apabila kita mampu mengelolanya dengan benar, hasil hutan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian di samping itu, dengan keberadaan hutan akan mampu mencegah berbagai bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, bahkan pencemaran udara.

hutan

hutan

Indonesia adalah pemilik hutan hujan tropis terluas ke-3 di dunia setelah Brasil dan Kongo, dengan luas hutan masing-masing wilayah yakni Papua (32,36 juta hektar). Lokasi hutan Indonesia lainnya terdapat di Kalimantan (28,23 juta hektar), Sumatera (14,65 juta hektar), Sulawesi (8,87 juta hektar), Maluku dan Maluku Utara (4,02 juta hektar), Jawa (3,09 juta hektar), serta Bali dan Nusa Tenggara seluas 2,7 juta hektar (Blog Hijup).Saya memiliki keluarga yang dulunya bekerja sebagai orang kehutanan, yakni ayah dan kakak saya. Keduanya aktif dalam penyusunan serta implementasi program-program yang berkaitan dengan kehutanan. Sebagai peneliti, mereka juga meneliti spesies yang ada di hutan Indonesia, khususnya di Taman Nasional Wasur, Merauke, Papua. Banyak sekali jenis spesies serta tumbuhan yang tumbuh di sana. Beberapa hewan khas Papua yang ada di TN Wasur antara lain Kanguru Pohon , Walabi , Rusa Timor , Buaya Air Tawar , Buaya Muara , Kasuari , Mambruk , Cenderawasih Kuning Besar , Cenderawasih Raja, dan beberapa jenis kura-kura air tawar (Forda.mof).

sarang rayap 6 meter

sarang rayap 6 meter

jenis fauna Wasur

jenis fauna Wasur

jenis fauna Wasur

jenis fauna Wasur

Akan tetapi hutan di Indonesia jumlahnya semakin berkurang dari tahun ke tahun. Dalam periode tahun 2000-2009, luas hutan Indonesia yang mengalami deforestasi adalah sebesar 15,16 juta ha (sumber). Papua, sebagai salah satu pulau yang memiliki tutupan hutan yang luas juga mengalami penurunan luas wilayah hutan. Jika tutupan hutan pada tahun 2000 dibandingkan dengan tutupan hutan pada tahun 2009, hutan yang sudah mengalami deforestasi di Papua 1,81%. Berdasarkan data UPNG Remote Sensing Centre dalam Greenpeace, Di Papua Nugini, sekita 83% dari hutan yang  dapat diolah secara kormesial lenyap atau menyusut pada tahun 2021 jika laju pembalakan terus dilakukan.Padahal, hutan Papua merupakan satu dari hutan di dunia yang memiliki keanekaragaman hayati yang berlimpah. Terdapat berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan satwa di sana.

Dampak dari kerusakan dan penggundulan hutan berakibat negatif pada ekosistem hutan. Beberapa dampak negatif dari kerusakan hutan antara lain adalah (sumber):

  • Sistem hidro-orologis menjadi terganggu
  • Banjir dan tanah longsor pada musim hujan.
  • Kekeringan pada musim panas
  • Punahnya Biodiversitas
  • Kemiskinan dan Kerugian secara ekonomis
  • Perubahan Iklim dan Pemanasan Global
  • Rusaknya Ekosistem Darat maupun Laut
  • Abrasi Pantai dan Intrusi dari Laut
  • Hilangnya ciri khas budaya masyarakat

Akibat dari rusaknya hutan Indonesia adalah potensi bencana alam berupa tanah longsor, kekeringan saat musim kemarau, rusaknya lapisan ozon, efek rumah kaca, global warming, menyumbang 12% – 17% dari emisi karbondioksida global, punahnya kekayaan flora dan fauna khas Indonesia, serta berbagai efek negatif kepada alam lainnya (hijupblog).

kerusakan paru-paru dunia (sumber Blog Hijup)

Beberapa upaya telah dilakukan oleh berbagai elemen yang peduli akan keberadaan hutan di Indonesia, misalnya dengan adanya upaya reboisasi, sosialisasi, serta upaya moratorium. Upaya moratorium dilakukan menghentikan sementara pembukaan hutan, di kedua lokasi konsesi baru dan konsesi yang sudah ada, akan memberi  waktu bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola hutan, mengembangkan rencana pembangunan rendah karbon, melihat kembali konsesi yang sudah ada – yang banyak didapatkan secara illegal (Greenpeace).

Oleh karenanya, mari selamatkan hutan Indonesia. Mari kita jaga keberadaan hutan kita dengan memberikan sumbangsing nyata melalui hal-hal yang dapat kita lakukan, misal dengan menanam pohon, mengurangi pemakaian kertas, sosialisasi tentang pentingnya hutan, serta aksi-aksi nyata lain yang dapat kita lakukan. Let’s Protect Paradise!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s