cerita sepulang dari salemba


dan tadi ketawa2 lagi saat flashback cerita tentang kejadian setiap pulang kuliah, setiap lewat pasar jalan pulang kuliah sama temen hendak balik ke depok. setiap lewat di salah satu lapak jualan, mataku suka nyari2 sosok yang menuhin lapak, sosok yang suka kita ketawain saking bahagianya kita ngeliat dia hidup.

di pasar itu,…

ada seorang penjual perkakas dapur. ibu-ibu. bodinya gedeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee banget. saking gedenya aku sampe lupa sizenya kek gimana. trus dia ngga tinggi, jadi kesannya lucu. kamu tau mungkin orang gemuk itu kek gimana. bukan ngehina ato ngetawain, tapi sumpah. mereka lucu. inget boneka size gede yang suka kita peluk2 gemes? ato mungkin pretty asmara yang lucu itu? mungkin akhirnya emang ketawa, tapi emang dasarnya yang diketawain itu karena lucunya.

dan parahnya, setia[ kita jalan hendak pulang, lewat lapak si penjual perkakas dapur itu, coba tebak dia lagi ngapain? yang aku perhatiin dan emang rutinitas dia kalo kita lewat adalah: kalo ga lagi makan (tentunya porsi jumbo), pasti dia lagi tidur. terlentang. di atas dipan samping jalan setapak dalam pasar. bayangin, apa kalian bisa tidur pules dalam kondisi sebising itu? apa kalian bisa nikmatin nasi bungkus selahap yang dilakuin ibu2 dipasar tadi dengan kondisi pasar yang jorok, kotor, dan kalian tau sendiri lah…

tapi kita liat,dia bahagia2 aja. welfarenya bagus. dan itu yang kita ketawain. hidupnya itu nikmattt banget. ternyata menjadi bahagia itu ngga butuh proses panjang.

cukup bersyukur aja.

that’s all.

mari bersyukur🙂

 

salam_timberlake

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s