Sekedar Menulis


Bismillah

Hidup itu sementara. Mati juga sementara. Karena ada hisab di yaumul akhir.

Kelak seluruh amalan dan dosa kita bakal dipertanggung jawabkan di hadapan yang Maha Kuasa, Allah SWT

Allah…

Allah…

Allah…

Jika umurku barokah, jika aku bermanfaat bagi sesama, …

Mungkin aku ngga bakal seperti ini,…

Allah,…

“sebenarnya tugas kita tinggal bersyukur” > mengutip lupa dari mana

ya, tugas manusia hanya berdoa, ikhtiar, ikhlas, sabar, syukur, dan semua hal yang baik yang harus kita kerjakan

Allah memberikan, manusia menerima dengan penuh rasa syukur

Adapun ketika semuanya berhenti ditengah-tengah; dalam perjalanan yang tengah membaik di mata manusia, lalu Allah mengambil semuanya, itu yang terbaik

Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hambaNya.

Dia punya rencana lebih indah.

pernah suatu ketika; mungkin pelajaran juga dari sebuah tontonan televisi. Seorang gadis hendak diberikan tas koper oleh seorang lelaki. entah manjikannya, entah tuannya, entah pula raja dan gadis itu selirnya. dan sang gadis melihat wanita2 lain justru diberikan dua gepok uang yang menurut dia sangat banyak. gadis itu protes kenapa dia malah diberi koper, bukan uang layaknya gadis2 lain. pria itu bertanya, maukah kamu menukarnya dengan 2 gepok uang? sang gadis tersenyum sumringah dan dengan yakin mengiyakan. pria itu bertanya lagi meyakinkan, dan gadis itu yakin dengan pilihannya sendiri yang dianggap sangat menyenangkan. adil menurut dia. lalu…

si pria itu mengambil koper, membuka resleting koper itu, lalu mengeluarkan seluruh isi koper. masyaallah… bergepok2 uang dalam koper. sampai sang gadis itu terpana dan melongo. lalu si pria menyodorkan 2 gepok uang dari tumpukan uang yang sudah dikeluarkan, menyerahkan pada gadis itu, sesuai pintanya.

sebenarnya andai si gadis itu mensyukuri rejekinya, ikhlas dan berterima kasih pada setiap nikmat yang diberikan oleh penciptanya, sudah tentu dia akan pulang membawa koper dengan isi puluhan gepok uang yang dia tidak tahu. tapi karena dia kurang pandai bersyukur, dia mendapatkan yang dia inginkan, bukan rejekinya.

Jalan Allah terbentang luas,… penuh hikmah. penuh kebaikan untuk hambaNyjika kita merenungi, memaknai setiap kejadian yang ada di sekeliling kita.

wallahu alam.

sekedar coretan iseng.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s