Mencintai Pendidikan : Pengalaman Sehari Simulasi Mengajar


Bismillah

Kemaren-kemaren aku ikut testing salah satu gerakan mengajar yang dikhususkan untuk ditempatkan di daerah-daerah terpencil. Semangat, itulah gambaran awal saat aku dinyatakan lolos tahap 1. Tapi setelah pakguntreng sama ibu di rumah di dimarahin dosen aku pas bilang, semangatku agak-agak surut. Ngga menggebu-gebu lagi kayak pas pertama pengen ikutan.

Banyak pertimbangan juga aku pikirkan, selain izin. Pertama, aku harus melepas Bandung dan murid-murid gedeku disana. Karenanya mungkin aku ngga bakal bisa mengabdi lagi dijurusan yang notabene aku cintai, dan aku pengen ngabdi di sana. Paling tidak bantu-bantu sampai aku ketemu destinasi terakhirku entar. Dipikir lagi, sayang Bandung. Lalu, aku pasti meninggalkan Depok, Jakarta, dan Tangerang. Tempat kerjaku dimana aku selalu diputar sesuai kebutuhan lokasi, dimana waktuku habis dijalan dan kolot di kereta sama beus, dimana aku mencari penghidupan buat mengabdi di Bandung dari sini. Yah~ pasti dosen aku ngga maafin saumur-umur dan ngambek kalo aku ngga tau bales budi, huahahaha… Jadi nambah hoream. Dan ketiga, aku pasti membuang kesempatan untuk mewujudkan cita-citaku tahun ini. Jadilah balik ke plan B, dimana aku masih ngubek JaTaDeBand. Dan aku menikmati waktu seminggu dengan bekerja, mengajar, dan aktivitas penting satunya. Mudah-mudahan. Amin.

Tapi tentunya aku juga ngga mau melewatkan acara direct assessment 2 yang diadain di kantornya. Aku pengen ngerasain gimana sih rasanya berkompetisi sama lulusan dari seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dalam 1 hari. Mulai dari perkenalan, FGD, simulasi mengajar, wawancara, sampe psikotes. Ternyata itu adalah satu hari yang luarrrr biasa kata aku. Meski memang tidak serius karena konsentrasi kepecah dua antara yakin dan berat ninggalin Jakarta, aku nikmatin aja semua kegiatan seharian itu. Dalam kelompokku, aku kenalan sama Fauzan dari Universtas Negeri Padang, Prasetyo dari ITB, Gisca dari UI, sama Ira dari Unpad.

Kita cepet ngakrabin diri meski aku celingak-celinguk ngga ada temen awalnya, sama yang lainnya juga. Kayak ketemu kawan baru yang rame, hangat, akrab dan menyenangkan. Mungkin disana cuma aku yang kuuleun dan bisanya cengar cengir merhatiin yang lain. Hahahaha (maklum masih syok dan ragu). Dan yang paling bikin berkesan, selama sehari itu kita cerita-cerita pengalaman masing-masing, saling ngetawain, terutama sama rekan satu tim. Kita saling tunggu, saling nyari, dll. Dan pas mau tes psikotes, aku juga ketemu founder kegiatan ini yang sekaligus merangkap sebagai Rektor Universitas Paramadina. Ahahaha~ Kalo kagak lolos kekna kagak bakal nampakin batang hidung lagi sama beliau, wekekekek (tutup muka).

Image

Para Kontestan

Trus yang paling aku inget itu pas simulasi mengajar. 7-10 menit kita dikasih kesempatan buat melaksanakan KBM yang dibuat serela mungkin sama kondisi lapangan nantinya (katanya). Disana ada juga pengajar yang telah ikut kegiatan ini pada batch sebelumnya yang ikut meramaikan kegiatan simulasi mengajar sama skenario-skenario yang bikin sakit perut. Ada yang kebagian kedatengan bule Prancis beneran (dan dia nanya apakah kondisi anak SD di Indonesia kek gini, huahahahah kacau), trus yang kebagian bahasa daerah Halmahera (kita ketawa ngakak denger logatnya dan saking ngga ngertinya itu bahasa), properti sepeda, sampai simulasi gempa dan ada pengajar yang ditulisin perban ditangannya sama Pras, salah satu calon pengajar pas tuh pengajar ngaku berdarah. Sampai kita semua ngakak ngga kuat saking lucunya. Itu simulasi pamungkas lagi. Komplit deh.

Akhir kata, aku beruntung banget sempet ikut seleksi ini meski ngga lolos juga. Hahaha…. Yang jelas awalnya kupikir (ini) buang waktu seharian, taunya menyenangkan setelah dilewati bener-bener meski dengan sikap aku yang diem. Hahahaha… Well, senang kenal sama temen-temen baru, satu hal yang jarang aku jumpai di kehidupan nyataku sekarang. Paling aku kenalnya bapak-bapak, ibu-ibu dan konsultan serta mahasiswa. Hahahaha

Salam_timberlake

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s