Masa Kecilku yang Berkesan Part 3: Gobak Sodor


nyambung lagi masih ngebahas pas aku kecil. barusan lagi tiduran keingetan gobak sodor, salah satu mainan yang dikenalin PAK RAHIB (guru agama n olahraga) sama PAK DEDE (guru bahasa inggris) pas kita kelas 3 kalo ngga salah… di lapangan upacara kan dibikin line dari cat buat maen badminton tuh,… biasanya pas sebelum masuk kelas atau jam istirahat atau sore-sore kalo iseng maen ke sekolah, kita suka maen UCING BANCAK juga di sana (bahasan depan ya ni maenan, hahaha). nah,… pas olahraga, kita dikenalin sama permainan satu ini… barusan juga googling gambar2 n definisinya (maklum, zaman SD belom banyak kamera digital berseliweran, apalagi di HAPE, hahaha. jadi dekdok terbatas). ini nih…

Galah asin, galasin, atau gobak sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
kalau di makassar nama nya main asing. seorang pemain bertindak sebagai peluncur (kapten). permainan ini seru melatih ketangkasan, strategi, kecepatan, dan kecerdikan. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Galah_asin)

trus lagi,…. Permainan ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak era 1990an. Bahkan termasuk oleh anak-anak di masa sebelumnya. Dan hari ini, permainan ini sepertinya sudah langka dijumpai di perkotaan. Bahkan di desa dan kampong pun mulai langka.
Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik. Untuk meraih kemenangan seluruh anggota kelompok harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. (sama donk,… huahahahaha)

(http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/04/08/gobak-sodor/)


sampe kelas 6, sampe pas smp malah pas aku masih sering maen ke sana, aku masih maenin permainan satu ini… asikkk… sama kakak kelas cowok kebanyakan mah… soalnya mereka pada asyik… hahaha… trus aku suka kebagian jaga di depan,… tapi aehnya,… biasanya kan yang jaga tuh 5 orang paling banyak, ini nyaris di tiap line ada… depan, tengah 1, garis pemisah 2, belakang 1… jadi….. 6… hahaha… (coba deh liat line badminton)… atawa malahan saking banyaknya animo yang pengen ikutan, sampe 10 orag tuh yang jaga garisnya. hahaha…. sampe kita juga bikin yang namanya UCING KONENG, mainan sejenis gobak sodor cuma garisnya kuning, dilantai depan kantor guru dengan space 2 lahan,… hahaha…
dasar aak SD kurang kerjaan… tapi ya…. berkesan banget… jadi pengen balik menciut n ke SD lagi. weheheheh
timberlake_

4 thoughts on “Masa Kecilku yang Berkesan Part 3: Gobak Sodor

  1. Ping-balik: masa kecilku yang berkesan part 4: UCING BANCAK « risnawatiririn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s