saat padang itu gersang…


kemanakah percikan kehangatan itu? saat aku ingat betapa kita susah payah mewadahi butiran embun berdua. lalu kemanakah goresan langkah itu? saat semua jejak yang pernah kita lewati di masa lalu pupus oleh waktu, termakan oleh guratan takdir yang tak akan pernah berujung.

aku ingat saat semuanya masih berwarna, belum menjadi hitam putih, bahkan abu. aku ingat saat ditengah harapan itu kita berjalan beriringan, mengagungkan asmaNya diantara mimpi masa depan yang ingin kita rajut bersama… di hamparan doa dan telaga mimpi tak bertepi… dalam balutan kasih yang suci…

tapi takdir,… dan hati….
(tulisan buat komikku,… mudah2an kagarap…no NATO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s