Manajemen Sekolah


Menurut Oteng Sutisna (1989:25) berpendapat bahwa antara administrasi dan manajemen tidak memiliki perbedaan yang berati sehingga istilah tersebut dapat saja disejajarkan oleh penggunanya.

Karena istilah administrasi dan manajemen tidak ada perbedaan menurut Oteng Sutisna (1989:25) mengemukakan pengertian administrasi sebagai berikut :
Eduacational administration is the direction, control and management of all matters pertaining to school affairs, inclusing business administrations all aspects of school affairs maybe considered as consideredon for educational end

Meski ditemukan pengertian manajemen yang beragam, baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan, namun secara esensial dapat ditarik benang merah tentang pengertian manajemen sekolah, bahwa :
(1) manajemen sekolah merupakan suatu kegiatan;
(2) manajemen sekolah memanfaatkan berbagai sumber daya; dan
(3) manajemen sekolah berupaya untuk mencapai tujuan tertentu.

Manajemen sekolah pada dasarnya adalah suatu media belaka untuk mencapai tujuan pendidikan secara produktif yaitu efektif dan efisien.Purwanto dan Djojopranoto (1981:14) bahwa : manajemen sekolah adalah proses keseluruhan kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaporan, pengkoordinasian, pengawasan dan pembiayaan, dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik personil, materiil, maupun spirituil untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Keberhasilan manajemen sekolah memerlukan beberapa dukungan terutama dukungan sumber daya manusia yang terdiri dari guru, staf, murid, atasan dan orang tua. Perlu meiliki proses atau sumber belajar yang berintikan kurikulum serta adanya waktu, fasilitas dan dana yang dibutuhkan. Kesemuannya itu mendukung upaya mengoptimalkan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Tujuan Manajemen Sekolah
Dilakukan manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efisien.
a. Produktivitas adalah perbandingan terbaik antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber yang diergunakan (input).
b. Kualitas adalah menunjukan kepada suatu ukuran penilaian atau penghargaan yang diberikan kepada barang (product) dan jasa (services) tertentu berdasarkan pertimbangan objktif atas bobot atau kinerjanya (Pfeffer end Coote, 1991).
c. Efektivitas adalah ukuran keberhasilan tujuan organisasi.
d. Efisiensi berkaitan dengan cara yaitu membuat sesuatu dengan betul (doing things right) sementara efektivitas adalah menyangkut tujuan (doing the right things) atau efektifitas perbandingan antara rencana dengan tujuan yang dicapai, efisiensi lebih ditekankan pada perbandingan antara input/sumber daya dengan output.

Fungsi Manajemen Sekolah
Mengadaptasi fungsi manajemen dari para ahli, fungsi manajemen yang sesuai dengan profil kinerja pendidikan secara umum adalah melakukan fungsi planning, organizing, staffing, coordinating, leading (faciliating, motivating, innovating), reporting dan controlling. Namun demikian operasionalisasinya dapat dibagi dua yaitu fungsi manajemen pada tingkat/level makro/messo seperti Departemen dan Dinas dengan melakukan fungsi manajemen secara umum dan pada level institusi pendidikan mikro yaitu sekolah yang lebih menekankan pada fungsi planning, motivating, inovating, controlling.

Menurut Ade Rukmana (Pembimbing akademik gw woy, hha) dan Yati Siti (2003:42) bahwa: “fungsi manajemen merupakan pemuatan penghargaan mental (pikiran, kemauan dan perasaan) dan tenaga jasmaniah untuk mewujudkan suatu sistem sebgaai sasara yang telah direncanakan sebelumnya”.

Dengan demikian fungsi manajemen merupakan suatu bagian dari kegiatan menuju kepada tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Para ahli manajemen memberikan pendapat yang beragam mengenai fungsi manajemen, namun pada intinya mengandung kesamaan. Fungsi-fungsi manejemen ini dapat disesuaikan dengan pekerjaan atau kegiatan yang akan dikerjakan.
Proses manajemen sekolah secara umum mengikuti langkah-langkah merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s