Konsep Dasar Pencitraan Publik


Dalam dunia pendidikan,terutama pendidikan tinggi, terbentuk berbagai ‘pembangunan pendidikan’. Pengembangan, pemanfaatan, diseminasi, ataupun transformasi ilmu pengetahuan, teknologi sampai ke seni merupakan contoh kongkrit dari hal ini. Dalam pemberjalanan prosesnya semua yang dilakukan dalam pembangunan pendidikan ini harus sampai dan diterima oleh masyarakat khususnya mereka yang menjadi pengguna. Sampai sejauh mana hasil dari pembangunan ini sampai kepada pengguna dan sekaligus dapat dirasakan manfaatnya merupakan ideal goal yang ingin dicapai bagi pengelola pendidikan.

Oleh karena itulah publik atau masyarakat yang merupakan sasaran sekaligus pengguna (user) memiliki kepentingan terkait, yaitu:

a.berwenang mengkritisi pengelolaan pendidikan.

b.perlu diberi akses untuk memperoleh informasi mengenai hasil hasil pembanguan pendidikan.

c.perlu didorong untuk memberi masukan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan.

 

Pencitraan adalah suatu cara untuk membangun image kepada publik. Image atau gambaran dalam benak publik, yang tentu saja diarahkan kepada sesuatu  yang positif. Dalam rangka menbentuk citra positif publik terhadap pembangunan dunia pendidikan, lembaga pendidikan seharusnya memperhatikan beberapa hal dibawah ini:

a.meningkatkan kinerja

-pengawasan fungsional/melekat

-monitoring dan evaluasi

b.merespon pengaduan masyarakat dengan tindakan nyata dengan cara:

-memperluas dan mempermudah akses  pengaduan masyarakat.

-mengambil tindakan atas pelanggaran yang dilaporkan masyarakat.

c.mempublikasikan kebijakan, program, kegiatan dan hasil hasil     pembangunan melalui berbagai saluran/ media.

 

Citra juga merupakan salah satu asset terpenting dari perusahaan atau organisasi. Citra yang baik merupakan perangkat yang kuat bukan hanya untuk menarik konsumen untuk memilih produk atau jasa perusahaan, melainkan juga memperbaiki dan kepuasan konsumen terhadap perusahaan. Citra yang baik dapat mendukung aktivitas dari suatu organisasi.

Citra organisasi/ lembaga mempunyai 2 (dua) komponen utama, yaitu komponen logikasl dan komponen emosional. Komponen logikal berhubungan dengan karakterisitik-karakteristik yang dapat dirasakan, yang dapat dengan mudah diukur sedangkan komponen emosional diasosiasikan dengan dimensi psikologis yang ditunjukkan oleh perasaan dan sikap terhadap organisasi. Kedua komponen tersebut secara stimultan mempengaruhi pemikiran seseorang untuk menilai citra suatu organisasi. Citra perusahaan merupakan akumulasi dari nilai-nilai kepercayaan yang diberikan oleh seseorang yang mengalami suatu proses cepat atau lambat untuk membentuk opini public yang lebih abstrak.Untuk membentuk citra tersebut, maka perlu adanya strategi kehumasan untuk mewujudkan citra positif yang akan memberi manfaat penting dalam mempengaruhi masyarakat dunia usaha yang akan menanamkan modalnya.

Kepercayaan dan keyakinan masyarakat nasional dan internasional sangat perlu untuk menumbuhkan iklim yang kondusif bagi Perusahaan di Indonesia. Fungsi humas adalah menggiring persepsi dan opini public terhadap organisasi yang mewakilinya untuk memperoleh identitas dari citra organisasi yang baik (corporate identity and good image). Hal ini disorong oleh seringnya organisasi berhadapan dengan sorotan yang bernada negatf dari masyarakat serta tekanan liputan pihak pers yang menyiarakan berita-berita kritikal tentang organisasi namun tidak berdasarkan data yang katual serta obyektif (ruslan,2001:1667).

Mengingat Humas merupakan alat manajemen modern yang secara structural merupakan bagian integral dari suatu kelembagaan atau organisasi, maka fungsi Humas harus melekat pada manajemen perusahaan. Sukses tidaknya visi, misi dari organisasi sangat tergantung pada penyelenggara komunikasi dua arah antara organisasi yang diwakili dengan publik perkembangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s